Contoh Kasus Logic Bomb
seperti
yang dilakukan oleh Donald Burleson seorang programmer perusahaan
asuransi di Amerika. Ia dipecat karena melakukan tindakan menyimpang.
Dua hari kemudian sebuah logic bomb bekerja secara otomatis
mengakibatkan kira-kira 160.000 catatan penting yang terdapat pada
komputer perusahaan terhapus. Perubahan ini dapat dilakukan oleh
seseorang yang berkepentingan atau memiliki akses ke proses komputer.
Kasus yang pernah terungkap yang menggunakan metode ini adalah pada
salah satu perusahaan kereta api di Amerika. Petugas pencatat gaji
menginput waktu lembur pegawai lain dengan menggunakan nomer
karyawannya. Akibatnya penghasilannya meningkat ribuan dollar dalam
setahun.
Penyelesaian Kasus Logic Bomb
1. Modernisasi hukum pidana nasional berserta hukum acaranya diselaraskan
dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
2. Peningkatan standar pengamanan
system jaringan computer nasional sesuai dengan standar internasional.
3. Meningkatkan pemahaman serta
keahlian aparat hukum mengenai upaya pencegahan, inventigasi, dan penuntutan
perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.
4. Meningkatkan kesadaran warga
Negara mengenai bahaya cybercrime dan pentingnya pencegahan kejahatan tersebut.
5. Meningkatkan kerja sama antar
Negara dibidang teknologi mengenai hukum pelanggaran cybercrime.
UU ITE Kasus Logic Bomb
Pasal 183 dan Pasal
184 KUHAP serta Pasal 5 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008
Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pembuktian secara elektronik
menggunakan alat-alat bukti elektronik seperti informasi dan atau dokumen
elektronik, yang dilakukan pada perkara-perkara cybercrime memiliki kekuatan hukum yang sama
dengan proses pembuktian pada perkara pidana biasa, berdasarkan ketentuan hukum
acara pidana khususnya Pasal 183 dan Pasal 184 KUHAP serta Pasal 5 ayat (1) dan
(2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi
Elektronik.